ANALISA PASAR - Sahabat Travel

Breaking

Sahabat Travel

This Web is under maintenance.

Follow us

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, June 29, 2010

ANALISA PASAR


Tren dan pertumbuhan industri

Sabun mandi merupakan produk kebutuhan masyarakat. Terdapat beberapa jenis sabun, seperti sabun  mandi batangan maupun sabun mandi cair. Sabun batangan telah berkembang lebih dulu di masyarakat dan telah memiliki branding tersendiri di masyarakat, dengan berbagai variasi produk, baik warna, aroma maupun ekstra zat lain. Dengan adanya branding tersebut maka sabun mandi batangan tetap berlaku di pasaran meskipun terdapat pesaing jenis produk sabun lain.Dalam perkembangannya, sabun mandi memiliki jenis baru yaitu sabun mandi cair. Pada umumnya masyarakat lebih menyukai sabun mandi cair meskipun harganya lebih mahal. Hal ini disebabkan karena sabun mandi cair lebih praktis dengan kemasan botol, sehingga mudah dibawa kemana-mana. Selain itu sabun mandi cair juga lebih mudah berbusa dan bercampur dengan air. Masyarakat juga menyukai sabun jenis ini karena dapat dipakai bersama tanpa kontak langsung dengan sabun.
Berdasarkan analisa pasar, diketahui bahwa masyarakat menyukai sabun mandi batangan karena bervariatif, tetapi kurang praktis. Kekurangan ini dapat diatasi dengan menggunakan sabun mandi air, tetapi dengan jenis yang kurang bervariatif dan harganya yang lebih mahal. Hal ini merupakan suatu peluang untuk masuknya produk sabun mandi batangan yang praktis.

Gambaran Pasar
Pangsa pasar produk Inserto adalah penginapan-penginapan dan hotel-hotel di Surabaya. Menurut Dinas Pariwisata Kota Surabaya (2008),  jumlah hotel berbintang ada 27 dan jenis melati 86 buah. Banyaknya jumlah hotel tentunya sangat menjanjikan bagi usaha pembuatan sabun kreatif ini. Ditambah lagi sekitar 5000 tamu hotel setiap harinya menginap di berbagai jenis hotel di Surabaya (Dinas Pariwisata Surabaya, 2008). Berdasarkan data BPS nasional tahun 2009  jumlah wisata mancanegara yang datang ke Surabaya bulan januari – Mei 2008  54.174 orang, bulan Januari – Mei 2009 58.672 orang. Kenaikan persentase jumlah mancanegara mencapai 8,3%. Tingkat kenaikan penghunian kamar hotel berbintang di Surabaya 2009 pada bulan april mencapai 44,03 % dan bulan mei 50,69 %. Tentunya banyaknya kehadiran tamu akan membuat usaha pembuatan ini dapat berjalan secara kontinu. Selain membidik hotel sebagai pasar, Inserto sebagai produk souvenir juga dapat dipromosikan dan dijual sebagai souvenir dalam acara-acara tertentu, seperti acara wisuda di kampus, acara perkantoran, maupun souvenir pada resepsi pernikahan. Dengan digunakannya Inserto sebagai produk souvenir diharapkan akan lebih cepat berkembang di masyarakat.

Ukuran dan Tren Pasar
Dewasa ini konsumen menginginkan produk-produk yang kreatif dan praktis dengan berbagai kegunaan di dalamnya. Contohnya adalah produk Inserto yang memiliki keunikan karena sabun yang digunakan mengandung bunga segar di dalamnya. Selain itu aroma sabun disesuaikan dengan aroma bunga didalamnya. Produk kreatif dan inovatif seperti Inserto ini tentunya akan membuat orang penasaran dan ingin untuk memiliki dari produk baru yang dilihat konsumen. Pada umumnya masyarakat menyukai hal-hal yang unik. Dengan variasi Inserto sebagai sabun dan souvenir yang unik ini diharapkan bisa menarik konsumen. Selain intu, kehadiran Inserto dapat memenuhi budaya masyarakat yang menyukai barang dengan konsep antara mata dan aroma sesuai. Yaitu warna Inserto sesuai dengn jenis bunga di dalamnya, serta aroma yang sejenis dengan bunga.
Langkah awal yang dilakukan untuk mengembangkan bisnis ini adalah analisis pasar dan pelanggan berdasarkan fungsi produk, harga produk dan desain produk. Berdasarkan fungsi produk, maka Inserto dibutuhkan oleh semua jenis penginapan dan hotel-hotel di Surabaya untuk menggantikan bahan sabun yang sudah ada.



Target Konsumen dan Kesiapan Pasar
Sabun mandi merupakan salah satu produk yang selalu digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dari waktu ke waktu, produk sabun mandi ini selalu mengalami diversifikasi guna menarik konsumen. Adanya inovasi dalam sabun mandi ini menyebabkan konsumen tetap bertahan dengan brand tersebut. Dalam pembuatan Inserto, inovasi yang dilakukan berupa pemberian bunga yang diletakkan di dalam sabun. Pada dasarnya fungsi Inserto sama dengan sabun lainnya sehingga masyarakat tetap bisa menerima produk ini.
Bentuk-bentuk Inserto adalah kotak dan oval seperti produk sabun yang berkembang dimasyarakat saat ini dan nantinya sasaran pasarnya adalah kalangan perhotelan dan penginapan.  Selain itu, untuk membidik pasar anak-anak digunakan pula bentuk boneka, dan bentuk love untuk souvenir resepsi pernikahan. Selain itu Inserto ini juga bisa digunakan sebagai oleh-oleh khas ITS. Akan tetapin nantinya bahan tersebut akan dilengkapi dengan ornamen khas ITS sehingga akan menjadi souvenir alternatif dari ITS Surabaya.

STP Bisnis Inserto
-          Segmentation
Segmentasi inserto menggunakan segmentasi berdasarkan keberadaan kota Surabaya yang merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia. Terdapat banyak hotel dan penginapan yang menjadi pilihan singgah bagi konsumen dalam negeri maupun luar negeri apabila berkunjung ke kota Surabaya. Menurut Dinas Pariwisata Kota Surabaya (2008),  jumlah hotel berbintang ada 27 dan jenis melati 86 buah, di mana sekitar 5000 tamu hotel setiap harinya menginap. Berdasarkan data BPS nasional tahun 2009  jumlah pengunjung hotel hingga bulan Mei meningkat 50,69%. Kondisi ini dapat mendukung kelancaran distribusi inserto. Selain itu kota Surabaya merupakan daerah sekitar pembuatan produk, sehingga distribusi dapat berjalan lancar dan biaya transportasi lebih terjangkau.

-          Targeting
Produk inserto pada dasarnya dapat ditujukan untuk berbagai kalangan masyarakat, baik kalangan atas maupun menengah ke bawah. Namun, pada awal pengembangan, produk inserto ditujukan untuk hotel dan penginapan dengan tujuan untuk meningkatkan branding hotel tersebut. Untuk ke depannya, variasi produk inserto dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat sesuai jenis produk sabun yang diinginkan.
-          Positioning
Inserto berusaha membangun positioning sebagai produk unggul di tengah berbagai produk sabun yang telah beredar di pasaran. Keunggulan produk inserto direpresentasikan dengan keunikan dan dan kreatifitas yang ditonjolkan berupa sabun mandi transparan yang dilengkapi dengan bunga di dalamnya.


Marketing Mix ( six P) Inserto
1. Produk
Inserto merupakan produk sabun mandi transparan yang di dalamnya terdapat bunga yang mencerminkan keharuman sabun tersebut. Dalam pengembangannya, inserto memiliki berbagai variasi aroma, bunga dan warna. Dengan inovasi yang lebih unik dan kreatif ini, inserto dapat berkembang menjadi produk unggulan dalam negeri dan dapat bersaing dengan produk sabun mandi lainnya yang telah beredar di pasaran.
 2. Price
Harga yang ditawarkan inserto adalah harga yang bersaing dengan produk sabun mandi  pada umumnya, walaupun produk kami unik dan tidak mudah ditemukan dipasaran. Untuk produk-produk souvenir, gantungan kunci, maupun variasi produk lainnya, harga yang ditawarkan akan disesuaikan dengan tingkat keunikan dari produk tersebut. Produk souvenir dan gantungan kunci yang dijual secara eceran sebagai cinderamata memiliki harga yang sedikit lebih tinggi dibanding dengan harga produk yang dijual secara partai besar.
3. Place
Inserto dipasarkan di daerah Surabaya dan sekitarnya. Pada awal pemasaran, inserto ditawarkan ke hotel-hotel dan penginapan dengan melakukan kontrak kerjasama. Hotel dan penginapan dijadikan sasaran tempat strategis awal penjualan inserto sebagai upaya peningkatan branding mereka sebagai tempat tujuan konsumen, terutama  wisatawan. Pada tahap selanjutnya inserto juga akan dipromosikan di lingkungan kampus  dan kepada khalayak umum. Pemilihan daerah Surabaya didasarkan pada letaknya yang dekat dengan tempat produksi inserto sehingga lebih mudah dalam hal distribusi barang dan meminimalkan biaya transportasi.
4.    Promosi
Promosi merupakan hal penting yang dapat mempengaruhi hasil penjualan suatu produk.  Strategi promosi yang efektif dan efisien perlu dikembangkan sejak awal pemasaran untuk menarik minat konsumen. Inserto diperkenalkan kepada masyarakat melalui bebarapa cara yaitu :
a. Event promosi di acara-acara yang diadakan di ballroom hotel yang menjadi mitra kerja Inserto. Dengan memanfaatkan banyaknya jumlah pengunjung hotel saat ada event tertentu, maka pemasaran nserto dapat meningkat serta diperoleh konsumen baru.
b. Sebagai produk kreatif mahasiswa, inserto dapat diperkenalkan kepada masyarakat melalui acara-acara yang diadakan di Graha ITS, misalnya acara wisuda dan pengukuhan guru besar. Bukan hanya mahasiswa dan dosen yang dapat dijadikan sasaran pemasaran inserto, tetapi juga keluarga yang hadir dalam acara tersebut.
c.  Melakukan promosi melalui himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) di ITS sebagai souvenir. Promosi melalui HMJ dilakukan dengan azas “mouth to mouth” mengingat banyak sosialisasi antar satu mahasiswa dengan mahasiswa lain.
d.   Promosi juga dapat dilakukan melalui perikalanan surat kabar, internet, brosur maupun pamflet. Dengan metode ini akan  lebih banyak masyarakat yang mengenal inserto dengan lebih cepat.
5. People
Usaha ini mempunyai karyawan yang terbagi menjadi 3 bagian yaitu bidang produksi, pemasaran dan managemen. Bidang produksi terdiri dari 3 karyawan yang melakukan kegiatan pembuatan produk Inserto. Bagian pemasaran terdiri dari 2 orang yang bertugas sebagai distributor produk ke tempat penjualan. Setiap bagian akan dikontrol oleh seorang manager yang bertugas untuk memastikan semua tugas yang diberikan sudah berjalan dengan baik.
6. Physical Embarement
a.    Desain Inserto yang praktis dan elegan sehingga bisa menarik minat konsumen.
b.    Produk Inserto yang simple dan transparan dengan aroma alami seperti bunga melati, bunga lavender, bunga kenanga dan bunga mawar.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here