Laporan Praktikum Kimia Organik Karbohisrat - Sahabat Travel

Breaking

Sahabat Travel

This Web is under maintenance.

Follow us

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, June 12, 2012

Laporan Praktikum Kimia Organik Karbohisrat

BAB IV

PEMBAHASAN

4.1. Analisa Data

4.1.1. Karbohidrat Reduksi dan Non- Reduksi

Perlakuan

Pengamatan

  1. Fehling A yang berwarna biru muda dicampur Fehling B yang jernih
  2. Ditambahkan 10 tetes larutan uji, yaitu sukrosa 2 %, glukosa 2 %, dan fruktosa 2%.
  3. Dipanaskan selama 5 menit
  1. Fehling + sukrosa 2 %

  1. Fehling + glukosa 2 %

  1. Fehling + fruktosa 2%

Warna campuran menjadi biru tua

Cairan berwarna biru, ada endapan merah bata

Cairan berwarna kuning keruh, ada endapan merah bata

Cairan bening, ada endapan merah bata

4.1.2. Hidrolisa Sukrosa

Perlakuan

Pengamatan

  1. 3 ml sukrosa 2 % + asam sulfat encer 3 tetes ( tabung I )
  2. 3 ml sukrosa 2 % + 3 tetes NaOH ( tabung II )
  3. Dipanaskan selama 5 menit
  1. Tabung I + NaOH

  1. Tabung II
  1. Didinginkan hingga suhu kamar
  2. Tabung I

a. Ditambah Fehling A

b. Ditambah Fehling B

Tabung II

    1. Ditambah Fehling A
    2. Ditambah Fehling B

Warna jernih

Warna jernih

Bening, tidak berbau, kertas lakmus menjadi biru

Warna kekuningan, bau seperti urine

Warna tetap

Warna biru tua

Warna tetap

Warna biru muda

4.1.3. Hidrolisa Pati Dengan Katalisa Asam dan Enzim

Perlakuan

Pengamatan

1.Larutan Pati 2 ml + 2 ml air ludah ( tabung I )

2. Larutan pati 2 ml + 2 ml asam sulfat ( tabung II )

3.Dipanaskan selama 30 menit

4. Ditambahkan Iodin 2

Warna jernih

Warna jernih

Tabung I Bening menjadi biru keunguan. Tabung II warna bening menjadi kekuningan

4.1.4. Hidrolisa Pati Dengan Katalis Asam

Perlakuan

Pengamatan

  1. 5O ml larutan pati 2 % dalam erlenmeyer 125 ml + asam sulfat 10 ml
  2. Dipanaskan 5 menit
  3. Ditambah Iodin 5 tetes

Warna tetap bening

Warna menjadi biru keunguan

4.2 Pembahasan

.4.2.1. Karbohidrat reduksi dan non pereduksi

Pada percobaan ini hanya digunakan tiga jenis karbohidrat yaitu sukrosa, glukosa,dan fruktosa.Pada percobaan ini tidak didapati larutan laktosa dan kanji, dikarenakan larutan tidak ada.Fruktosa dan glukosa merupakan monosakarida, sedangkan sukrosa dan laktosa merupakan disakarida, dan kanji merupakan polisakarida.Pada percobaan ini masing-masing larutan ditambahkan peeaksi fehling.Fehling merupakan lautan basa yang terdiri dari ion kompleks Cu2+ dengan ion sitrat, dan berwarna biru. Pada sukrosa, glukosa, dan fruktosa fehling bereaksi positif dengan membrikan endapan berwana merah bata. Hal ini terjadi karena karbon anomerik dari sukrosa, glukosa, dan fruktosa berbentuk hemiasetal yang befungsi di dalam kesetimbangan dengan gugus aldehid, dengan rantai terbuka sehingga dapat beeaksi positif dengan fehling

CH2OH

C = O

2Cu2+ + OH - OH-C - H + Cu2O

H –C - OH

Fruktosa

H –C – OH

CH2OH

O O

C – H C - OH

H – C – OH H – C - OH

OH – C – H OH – C – H

+ 2Cu2+ + 4OH + Cu2O + 2H2O

H – C – OH H – C - OH

H – C – OH H – C - OH

CH2OH CH2OH

glukosa

Untuk laktosa dan pati tidak bereaksi dengan fehling, karena tidak terdapat gugus aldehid dengan bebas, sehingga tidak dapat bereaksi dengan fehling. Jadi karbohidrat yang termasuk pereduksi adalah sukrosa, glukosa, dan fruktosa.Dapat bereduksi karena mempunyai gugus aldehid, dimana gugus aldehid mudah teroksidasi, sehingga menyebabkan bagian yang lain terreduksi. Sedangkan karbohidrat non pereduksi adalah laktosa dan pati.

4.1.2. Hidrolisa sukrosa

Pada percobaan ini sukrosa dibagi menjadi dua yaitu pada tabung I sukrosa ditambah dengan asan sulfat encer untuk hidrolisa dalam suasana asam, sedangkan tabung II ditambah NaOH untuk hidrolisa suasana basa. Kedua tabung dipanaskan selama 5 menit. Setelah dipanaskan

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here