Breaking News

JARINGAN


TOPOLOGI JARINGAN
A. Jenis Jaringan Komputer
Secara umum Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :
Local Area Network (LAN)/Jaringan Area Lokal.
Sebuah LAN,adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi. Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya dijadikan sebuah file server .Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software ) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangka lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network ) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan.
Jaringan Local Area Network merupakan jaringan antar komputer dalam suatu area tertentu atau dalam lokat terbatas.
Misal :
- Jaringan dalam satu ruangan / laboratorium komputer disekolah
- Jaringan dalam satu instansi di tempat yang sama
Jaringan ini biasanya antar komputer terhubung menggunakan kabel sehingga hubungan antar komputer dibagian kerja yang berbeda akan dapat saling mengakses, dengan demikian akan menghemat aplikasi data dan efisiensi kerja.


Metropolitan Area Network (MAN)/Jaringan area Metropolitan
Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BRI yang ada di seluruh wilayah Solo atau Semarang. Kebanyakan MAN menggunakan media saluran telepon atau gelombang radio untuk menghubungkan antara satu jaringan kecil dengan jaringan kecil yang lain.

Wide Area Network (WAN)/Jaringan area Skala Besar
Wide Area Network adalah sistenm jaringan komputer yang melibatkan banyak komputer dalam area yang lebih luas yang mencakup antar daerah dan bahkan antar negara. Oleh karena itu dengan menggunakan fasilitas jaringan WAN kita dapat mengakses informasi dari tempat yang berbeda dengan cepat. Jaringan WAN dapat juga dikatakan gabungan dari banyak jaringan LAN yang terhubung melalui sarana telekomunikasi seperti jaringan telkom baik dengan kabel/tanpa kabel ( melalui satelit ) dan bahkan melalui gelombang mikro.
Contoh jaringan BANK BCA yang ada di Indonesia atau pun yang ada di Negara-negara lain. Dengan menggunakan jaringan WAN, Sebuah Bank BCA cabang Solo bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Singapura, hanya dalam beberapa menit.

B. Topologi Jaringan
topologi jaringan adalah susunan fisik bagimana node-node saling dihubungkan. Ada tiga topologi yang digunakan, yaitu:
a. Topologi Jaringan Bintang (Star)
Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat stau server. Setiap tranafer data akan melalui server dan setiap client terhubung secara tersendiri sehingga apabila salah satu client mengalami hambatan atau kerusakan maka client yang lain tidak akan terganggu dan tetap dapat berkomunikasi dengan server. Sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar. Model [pemasangan seperti inilah yang sering dinamakan model topologi star.

Merupakan kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:
Keuntungan:
- Paling fleksibel
- Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
- Kontrol terpusat
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
- Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian:
- Boros kabel
- Perlu penanganan khusus
- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis


b. Topologi Jaringan Bus
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus.Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan bintang, sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.


Keuntungan:
- Hemat kabel
- Layout kabel sederhana
- Mudah dikembangkan
Kerugian:
- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
- Kepadatan lalu lintas
- Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak dapat berfungsi
- Repeater untuk jarak jauh sngat diperlukan

c. Topologi Jaringan Cincin (Ring)
Caba kalian perhatikan gambar model topologi ring, setiap komputer saling terhubung seolah-olah membentuk lingkaran. Pembentukan topologi jaringan cincin/ring setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Model seperti ini sering dinamakan topologi ring/jaringan cincin.
Topologi Token RING terlihat pada skema di atas. Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran).
Keuntungan:
- Hemat kabel
- Tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana)
Kerugian :
- Jika terjadi koneksi terputus dalam dua arah, maka seluruh koneksi ke server akan putus
- Pengembangan jaringan lebih kaku
Diposkan oleh ROB I HARI di 03:29 0 komentar 
Cracking
1. Aktivitas Cracking
Aktifitas cracking di internet memiliki lingkup yang sangat luas, mulai dari pembajakan account milik orang lain, pembajakan situs web, probing, menyebarkan virus hingga pelumpuhan target sasaran. Tindakan yang terakhir disebut ini dikenal sebagai DoS (Denial of Services). Dibandingkan modus lain, DoS termasuk yang paling berbahaya karena tidak hanya sekedar melakukan pencurian maupun perusakan terhadap data pada sistem milik orang lain, tetapi juga merusak dan melumpuhkan sebuah sistem.Salah satu aktifitas cracking yang paling dikenal adalah pembajakan sebuah situs web dan kemudian mengganti tampilan halaman mukanya. Tindakan ini biasa dikenal dengan istilah deface. Motif tindakan ini bermacam-macam, mulai dari sekedar iseng menguji "kesaktian" ilmu yang dimiliki, persaingan bisnis, hingga motif politik. Kadang-kadang, ada juga cracker yang melakukan hal ini semata-mata untuk menunjukkan kelemahan suatu sistem kepada administrator yang mengelolanya. Aktifitas destruktif lain yang bisa dikatagorikan sebagai cybercrime adalah penyebaran virus (worm) melalui internet. Kita tentu masih ingat dengan kasus virus Melissa atau I Love You yang cukup mengganggu pengguna email bebereapa tahun lalu. Umumnya tidakan ini bermotifkan iseng. Ada kemungkinan pelaku memiliki bakat "psikopat" yang memiliki kebanggaan apabila berhasil melakukan tindakan yang membuat banyak orang merasa terganggu atau tidak aman.
Diposkan oleh ROB I HARI di 03:21 0 komentar 
E-COMMERCE & E-BANKING
E-Commerce mengacu pada kegiatan komersial di internet. Contoh paling umum dari kegiatan e-commerce tentu saja adalah aktifitas transaksi perdagangan melalui sarana internet. Dengan memanfaatkan e-commerce, para penjual (merchant) dapat menjajakan produknya secara lintas negara karena memang sifat internet sendiri yang tidak mengenal batasan geografis. Transaksi dapat berlangsung secara real time dari sudut mana saja di dunia asalkan terhubung dalam jaringan internet. E-Banking Electronic Banking, atau e-banking bisa diartikan sebagai aktifitas perbankan di internet. Layanan ini memungkinkan nasabah sebuah bank dapat melakukan hampir semua jenis transaksi perbankan melalui sarana internet, khususnya via web. Mirip dengan penggunaan mesin ATM, lewat sarana internet seorang nasabah dapat melakukan aktifitas pengecekan rekening, transfer dana antar rekening, hingga pembayaran tagihan-tagihan rutin bulanan (listrik, telepon, dsb.) melalui rekening banknya. Jelas banyak keuntungan yang bisa didapatkan nasabah dengan memanfaatkan layanan ini, terutama bila dilihat dari waktu dan tenaga yang dapat dihemat karena transaksi e-banking jelas bebas antrian dan dapat dilakukan dari mana saja sepanjang nasabah dapat terhubung dengan jaringan internet.
Diposkan oleh ROB I HARI di 03:18 0 komentar 
SEJARAH INTERNET
Tahun 1969 Advanced Research Project Agency (ARPA) dibentuk tugasnya melakukan penelitian jaringan komputer mempergunakan teknologi packet switching. Jaringan pertama dibangun menghubungkan 4 tempat yaitu : UCLA, UCSB, Utah dan SRI International. Hingga tahun 1972 jaringan ini telah menghubungkan lebih dari 20 host dan disebut sebagai ARPANet. ARPANet kemudian menjadi backbone Internetworking institusi pendidikan, penelitian, industri dan kontraktor terutama yang berkaitan dengan jaringan militer (MILNet).
Tahun 1986 ARPANet mulai dikomersialkan dengan mengisolasikan jaringan militer. National Science Foundation (NFS) kemudian membiayai pembongkaran backbone ARPANet menjadi backbone Internet komersial dan dikelola oleh Advanced Network Service (ANS). Andrew S. Tanenbaum (1996) : andil besar dalam perwujudan Internet adalah tergabungnya jaringan regional seperti SPAN (jaringan fisika energi tinggi), BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa dan digunakan pula di Eropa Timur) dan ditambah dengan sejumlah link transatlantik yang beroperasi pada 64 Kbps - 2 Mbps pada tahun 1988.
Menurut Khoe Yao Tung (1997), jaringan pendukung Internet di seluruh dunia adalah :
Amerika didorong oleh NFS - ANSNet dan CO+RE (jaringan non profit terbatas) yang bekerjasama dengan Commercial Internet Exchange (CIX) serta Sprint (perusahaan telekomunikasi umum) tahun 1990. Pengesahaan RUU NREN (National Research and Education Network) oleh Kongres Amerika pada Desember 1991. Ditambah 8 aliansi jaringan regional yang tergabung dalam The Corporation for Regional an Enterprise Networking (CoREN) yaitu : BARRNet, CICNet, MIDNet, EARNet, NorthWestNet, MYSERNet, SURANet dan WestNet. CoREN bekerjasama dengan perusahaan telekomunikasi komersial MCI.
Kanada dengan jaringan backbone nasional CA*Net
Australian Academic and Research Network (AARNET)
The Europe Backbone (EBONE) dan The European UNIX Network (EUNet) dan RIPE organisasi jaringan e-mail Eropa
Jepang memiliki Widely Integrated Distributed Environtment (WIDE), Today International Science Network (TISN), Japan Academic Interuniversity Network (JAIN) dan Japan UNIX Network (JUNET). Kebanyakan bekerjasama dengan jaringan telekomunikasi komersial AT&T perwakilan Jepang yang disebut dengan SPIN. Pelayanan lain yang bersifat internasional adalah InterCon International KK (IIKK) dan Internet Initiative Japan (IIJ) yang berasosiasi dengan WIDE untuk menyediakan jaringan Internet dikawasan Asia, termasuk jaringan penelitian dan pendidikan untuk kawasan Asia (disponsori oleh NEC, IIJ dan WIDE) yang disebut AI3 (Asia Internet interconnection Initiative) yang mengembangkan teknologi satelit komunikasi Ku Band Belakangan muncul ABONE (Asia Backbone) yang didirikan oleh konsorsium negara-negara di Asia seperti Jepang, Korea, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia dan Hongkong. Interkoneksi dunia tersebut memakai jaringan serat optik antar benua berkapasitas + 45 Mbps. (T3 +) dan jaringan satelit telekomunikasi.
Diposkan oleh ROB I HARI di 03:14 0 komentar 
KONSEP LAN (LOCAL AREA NETWORK)
Intranet adalah konsep LAN yang mengadopsi teknologi Internet, diperkenalkan pada akhir tahun 1995. Khoe Yao Tung (1997) mengatakan : Intranet adalah LAN yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas Internet, diibaratkan berInternet dalam lingkungan lokal. Intranet umumnya juga terkoneksi ke Internet sehingga memungkinkan pertukaran informasi dan data dengan jaringan Intranet lainnya (Internetworking) melalui backbone Internet.
Kompatibilitas Intranet (sebagaimana Internet) sangat tinggi terhadap sistem lainnya sehingga mudah diterapkan, dipelajari, dikembangkan dan dikonfigurasi ulang. Dukungan aplikasi, program dan sistem operasi yang luas akibat dari popularitas Internet menjadikan Intranet sebagai masa depan LAN. Keistimewaan fasilitas Intranet yang tidak terdapat pada jaringan lokal (LAN) konvensional adalah :
Tampilan WEB (grafis, multimedia) pada sistem operasi, navigasi, aplikasi maupun databasenya
Fasilitas standar Internet : surat elektronik (E-mail), transfer file (FTP), emulasi terminal jarak jauh (Telnet, Rlogin), pengendalian peralatan network jarak jauh (SMNP)
Aplikasi Internet yang kaya seperti search engine, mailing list, newsgroup, archie, gopher, wais dan sebagainya
Script programming universal Common Gateway Interface (CGI), Perl, Visual Basic, C dan Java yang mendukung operasi database
Dukungan integrasi database dan kompatibilitas dengan perangkat lunak yang telah ada seperti dengan Foxpro, SQL maupun Oracle
Teknologi LAN seperti manajemen database, sistem terdistribusi, client server, sharing resource and peripheral tetap dipertahankan.
Salah satu hal terpenting dalam Internet / Intranet adalah keamanan jaringan (network security). Isu ini sensitif mengingat jaringan telekomunikasi komersial yang dipakai bersifat umum (public service communication network) sehingga rentan penyusupan dan penyadapan jaringan serta pembajakan data. Sejumlah teknologi keamanan canggih terus dikembangkan seperti firewall, enkripsi, encapsulated data packet, id recognition dan sebagainya, sehingga menjadi kelebihan tersendiri ketika diterapkan dalam Intranet. Berbeda dengan LAN yang menggunakan jaringan komunikasi terproteksi (VPN - virtual private network) sehingga keamanannya relatif lebih terjaga sehingga cukup memakai teknologi enkripsi saja.
Terminologi yang lebih berkembang dari Intranet adalah teknologi Extranet yang memiliki pengertian suatu jaringan Intranet yang dapat diakses dari luar baik melalui VPN maupun media komunikasi umum.
Diposkan oleh ROB I HARI di 03:12 0 komentar 
INTERNET
Pengertian Internet
Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung ke seluruh dunia tanpa mengenal batas teritorial, hukum dan budaya. Secara fisik dianalogikan sebagai jaring laba-laba (The Web) yang menyelimuti bola dunia dan terdiri dari titik-titik (node) yang saling berhubungan.
Node bisa berupa komputer, jaringan lokal atau peralatan komunikasi, sedangkan garis penghubung antar simpul disebut sebagai tulang punggung (backbone) yaitu media komunikasi terestrial (kabel, serat optik, microwave, radio link) maupun satelit . Node terdiri dari pusat informasi dan database, peralatan komputer dan perangkat interkoneksi jaringan serta peralatan yang dipakai pengguna untuk mencari, menempatkan dan atau bertukar informasi di Internet.
Menurut Lani Sidharta (1996) : walaupun secara fisik Internet adalah interkoneksi antar jaringan komputer namun secara umum Internet harus dipandang sebagai sumber daya informasi. Isi Internet adalah informasi, dapat dibayangkan sebagai suatu database atau perpustakaan multimedia yang sangat besar dan lengkap. Bahkan Internet dipandang sebagai dunia dalam bentuk lain (maya) karena hampir seluruh aspek kehidupan di dunia nyata ada di Internet seperti bisnis, hiburan, olah raga, politik dan lain sebagainya.
Drew Heywood (1996) menerangkan : sejarah Internet bermula pada akhir dekade 60-an saat United States Department of Defense (DoD) memerlukan standar baru untuk komunikasi Internetworking. Yaitu standar yang mampu menghubungkan segala jenis komputer di DoD dengan komputer milik kontraktor militer, organisasi penelitian dan ilmiah di universitas. Jaringan ini harus kuat, aman dan tahan kerusakan sehingga mampu beroperasi didalam kondisi minimum akibat bencana atau perang.
Diposkan oleh ROB I HARI di 03:00 0 komentar 
TERMOMETER
Untuk membuat sebuah termometer, khususnya termometer zat cair, hal yang perlu diperhatikan adalah prinsip kerja termometer tersebut, yaitu bekerja berdasarkan pemuaian zat cair. Untuk itu, haruslah dipilih zat cair yang peka terhadap perubahan suhu, yaitu cepat memuai bila terkena panas dari benda yang diukur suhunya. Umumnya, zat cair yang mengisi termometer adalah raksa.Mengapa ? Karena raksa mempunyai beberapa keunggulan, antara lain :
a. Cepat menyerap panas dari benda yang diukur suhunya.
b. Pemuaiannya teratur
c. Daerah ukurannya besar karena raksa baru akan membeku pada suhu – 390 C dan baru akan mendidih pada suhu 3570 C
d. Tidak membasahi dinding kaca
e. Warnanya mengkilap sehingga mudah dilihat
Selain mempunyai beberapa keunggulan, raksa juga memiliki kelemahan antara lain :
Raksa tidak dapat digunakan mengukur lebih rendah dari -390 V,padahal suhu di kutub Utara dan Selatan lebih rendah daripada suhu tersebut.
Raksa berharga mahal.
Bila tabungnya pecah, raksa sangat berbahaya.

Selain raksa, zat cair yang juga digunakan untuk mengisi termometer adalah alkohol.Termometer alkohol mempunyai keuntungan, antara lain sebagai berikut :
Alkohol dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah, sampai -1140 C.
Alkohol lebih murah jika dibandingkan dengan raksa
Alkohol lebih cepat mengalami pemuaian meskipun kenaikan suhunya kecil sehingga lebih akurat.
Termometer alkohol juga memiliki kelemahan, antara lain:
Pemuaiannya tidak teratur
Tidak berwarna sehingga sulit dilihat
Membasahi dinding kaca,
Tidak bisa digunakan untuk mengukur suhu benda yang tinggi, sebab pada suhu 780 C alkohol sudah mendidih.
Jaringan WAN
Penggabungan teknologi komputer dan komunikasi berpengaruh sekali terhadap bentuk organisasi sistem komputer. Dewasa ini, konsep “pusat komputer”, dalam sebuah ruangan yang berisi sebuah komputer besar, tempat dimana semua pengguna mengolah pekerjaannya, merupakan konsep yang sudah ketinggalan jaman. Model komputer tunggal yang melayani seluruh tugas-tugas komputasi suatu organisasi telah diganti oleh sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Sistem seperti ini disebut sebagai Jaringan Komputer
Apa jaringan komputer itu dan apa manfaatnya?

Jaringan Komputer dapat diartikan sebagai suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer otonom. Dua buah komputer dikatakan membentuk suatu network bila keduanya dapat saling bertukar informasi. Pembatasan istilah otonom disini adalah untuk membedakan dengan sistem master/slave. Bila sebuah komputer dapat membuat komputer lainnya aktif atau tidak aktif dan mengontrolnya, maka komputer komputer tersebut tidak otonom. Sebuah sistem dengan unit pengendali (control unit) dan sejumlah komputer lain yang merupakan slave bukanlah suatu jaringan; komputer besar dengan remote printer dan terminalpun bukanlah suatu jaringan.

Manfaat Jaringan

Secara umum, jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri dan dunia usaha telah pula mengakui bahwa akses ke teknologi informasi modern selalu memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan pesaing yang terbatas dalam bidang teknologi.

Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien. Misalnya, banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan kualitas tinggi, dibandingkan memakai printer kualitas rendah di masing-masing meja kerja. Selain itu, lisensi perangkat lunak jaringan dapat lebih murah dibandingkan lisensi stand-alone terpisah untuk jumlah pengguna sama.

Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan up-to-date. Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengaskses data dari berbagai lokasi yang berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses.
Jaringan membantu mempercepat proses berbagi data (data sharing). Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan.
Jaringan memungkinkan kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien. Surat dan penyampaian pesan elektronik merupakan substansi sebagian besar sistem jaringan, disamping sistem penjadwalan, pemantauan proyek, konferensi online dan groupware, dimana semuanya membantu team bekerja lebih produktif.
Jaringan membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif. Akses jarak-jauh ke data terpusat memungkinkan karyawan dapat melayani klien di lapangan dan klien dapat langsung berkomunikasi dengan pemasok.
WAN
WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
Jaringan WAN
Apa itu Wide-Area Network (WAN) ?
WAN itu Jaringan (network) Komputer yang Luas secara geografik. Maksudnya, satu WAN terdiri dari dua atau lebih local-area networks (LAN). LAN itu Jaringan Komputer yang tidak luas, misalnya kebanyakan LAN terbatas di satu gedung atau beberapa gedung saja.
Komputer-komputer yang disambung ke wide-area network sering disumbunkan melewat jaringan umum (public networks), seperti sistem telepon. Juga dapat menggunakan “leased lines or satellites”. WAN yang terbesar adalah Internet.
Hal-Hal WAN (Di Indonesia)
Di Indonesia, seperti di negara lain, Internet berangsur-angsur menggantikan system telekomikasi konvensional di banyak bagian telekomunikasi. Internet tampil sebagai isu utama terhadap telekomunikasi konvensional and industri informasi, walaupun industri konvensional mengambil peran dalam pembangunan. Kenyataannya suatu isu utama yang menjamin kita bahwa kita mempunyai pendukung backbone internet yang memadai untuk kebutuhan sekarang dan masa mendatang.
Di Indonesia perusahaan-perusahaan besar dan pemerintah menggunakan Local Area Network (LAN) yang dihubungkan ke WAN untuk telekomunikasi yang lebih luas, bisinis dan pelayanan informasi. WAN telah berkembang pesat dan telah dipakai secara luas untuk transfer suara seperti penggunaan Voice over IP technology. Dengan perkembangan pesat dari tehnolgi dan system tanpa kabel (wireless), menjadi mudah untuk penggunakan WAN tanpa kabel (wireless) di kota maupun desa. Hal ini telah digunakan oleh beberapa kota besar dan kecil untuk memperluas dan membangun layanan secara ekonomis.
Banyak individual umum dan bisnis-bisnis masih menggunakan tehnologi akses Internet Dialup ke Internet Service Provider (ISP). Sementara pelayanan ini layak dipakai dan cukup cepat untuk banyak penggunaan, harga dari penggunaan Dialup merupakan isu utama. Ini merupakan kasus khusus untuk sekolah dan institusi pendidikan yang beroperasi dengan budget minimal. Di Indonesia waktu mengguna telepon lokal dihitung, tidak seperti di Australia, membayar sekali waktu sambung saja. Di Indonesia ongkos telepon per jam jauh lebih besar dari penggunaan ISP (typically 5:1)

TV Kabel merupakan sarana ekonomis untuk mereka yang ingin mempunyai stasiun TV internasional di rumah atau bisnis mereka. Dengan biaya yang relatip rendah penggunaan 24 jam Internet tanpa batas disediakan. Untuk mereka yang tidak berbahasa Inggris dan jarang memakai Internet, ini dapat menjadi suatu pilihan yang mahal.

Tehnologi lain untuk mengakses dan mentransfer broadband, high-speed services adalah Digital Subscriber Line (ADSL) dan pasaran ADSL telah berkembang pesat khususnya di rumah-rumah dan bisnis-bisnis kecil karena satu line telepon bisa digunakan untuk telpon dan internet secara berbarengan. Dengan berkembangnya tehnologi dan kemampuan untuk mentransfer apa yang dibutuhkan pelanggan. Isu utama ADSL adalah kualitas dari line, harga langganan untuk penggunaan line dari point of supply and jarak pelanggan.

Indonesia menyadari kebutuhan untuk berpatisipasi dalam era globalisasi ini dan masa yang datang dalam tahun 2000 pemerintah memperkenalkan peraturan telekomunikasi baru yang mengizinkan persaingan antara pelayanan lokal dan internasional. Indonesia merupakan pasar yang pontensial dan kesempatan bisnis yang bagus untuk pemain bisnis untuk jangka waktu panjang dalam industri tehnologi.

“Fiber Optics” pada saat ini merupakan media transmisi pilihan untuk backbone broadband multimedia dan akses umum. Yang dialamatkan pada banyak penciptaan kebutuhan dengan peningkatan Internet data traffic dan VOIP.

Untuk Indonesia beberapa isu kunci adalah:
Menjaga keseimbangan dengan perkembangan internasional
Prakiraan dan perencenaan untuk kemampunan data masa datang (Future Data Capacity Needs)
Bagaimana menghasilkan keseimbanagn antara Keuntungan bisnis dan pengembangan akses komuniti (Business Profits dan Improved Community Access)
Pengembangan Industri praktis dan standard (The development of Industry Best Practices and standards)



WAN (Internet) dan Pendidikan
Ada suatu hal yang penting terhadap WAN (Internet) dan Pendidikan di Indonesia yaitu akses umum (publis access). Pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk “semua masyarakat” dan Informasi di dalam Bahasa Indonesia yang bermutu sangat terbatas. Saya sudah mampir ke beberapa situs Internet yang memakai kata rahasia (password) untuk masuk ke situsnya. Informasi pendidikan dan informasi mengenai pendidikan adalah sangat penting dan seharusnya dapat diakses oleh seluruh masyarakat yang mencarinya. Kalau situs web yang diisi dengan informasi khusus administrasi, seharusnya dibuat bagian khusus untuk Login.


             


WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota ataupun negara.

Keuntungan Jaringan WAN.
Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
Komunikasi antar kantor dapat menggunakan E-Mail & Chat.
Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat.
Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.




Infrastruktur WAN (Wide Area Network)

Seperti LAN (Local Area Network), Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah WAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur WAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :
Router
ATM Switch
Modem and CSU/DSU
Communication Server
Multiplexer
X.25/Frame Relay Switches


Membuat Jaringan

SEBUAH sistem jaringan, baik itu skala kecil maupun skala besar, memerlukan sebuah perangkat yang disebut sebagai router (baca: rowter). Perangkat router ini menentukan titik jaringan berikutnya di mana sebuah paket data dikirim ke jalur-jalur jaringan yang dituju.

Sebuah perangkat router umumnya terhubung sedikitnya ke dua jaringan, dalam konfigurasi dua buah LAN (Local Area Network) dengan WAN (Wide Area Network, seperti akses pita lebar broadband) atau sebuah LAN dengan jaringan penyedia akses internet (Internet Service Provider, ISP). Sebuah router biasanya terletak pada sebuah gateway, tempat di mana dua atau lebih jaringan terkoneksi satu sama lainnya.

Ada banyak router yang tersedia di pasaran yang dijual dengan harga yang bervariasi, tergantung dari kebutuhan sebuah jaringan. Untuk penggunaan akses broadband yang dikombinasi dengan penggunaan fasilitas nirkabel berupa Access Point, umumnya perangkat ini sudah dilengkapi dengan sebuah fasilitas router yang sudah lumayan lengkap.

Namun, untuk sebuah usaha kecil menengah dengan kebutuhan beberapa jasa jaringan seperti e-mail, web server, dan sejenisnya untuk menggunakan beberapa alamat protokol internet (IP address), perangkat router yang tersedia akan menjadi sangat mahal. Apalagi, kalau IP address yang digunakan hanya dalam jumlah yang terbatas, maka penggunaan perangkat keras router bermerek menjadi terlalu mahal.




Dana terbatas

Salah satu kemungkinan adalah membuat sendiri apa yang disebut PC router, menggunakan komputer sederhana dan murah dan memiliki dua perangkat Ethernet masing-masing digunakan untuk jaringan lokal dan lainnya untuk akses ke jaringan WAN (terhubung ke ISP). Perangkat PC router ini kemudian diisi dengan sebuah perangkat lunak router buatan Mikrotik (www.mikrotik.com) dengan membayar lisensi sekitar 45 dollar AS.

Perangkat lunak router Mikrotik memiliki seluruh fasilitas routing yang dibutuhkan, mampu mengendalikan jaringan kerja yang kompleks. Penggunaan dan pemasangannya sederhana, cukup dengan pelatihan sebentar saja, sebuah UKM mampu menggunakan fasilitas router ini tanpa harus memiliki departemen teknologi informasi sendiri.

Fitur PC router Mikrotik ini mencakup load balancing untuk membagi beban akses jaringan, fasilitas tunneling untuk membuat akses aman VPN (Virtual Provate Network), bandwith management untuk mengatur berbagai protokol dan port, serta memiliki kemampuan untuk dikombinasikan dengan jaringan nirkabel.

Miktrotik juga menyediakan fasilitas firewall untuk melindungi akses dari berbagai ancaman yang tersebar di internet. Mereka yang memiliki dana terbatas tapi menginginkan akses jaringan di dalam dan luar yang aman, mudah digunakan, murah, dan tangguh, menggunakan Mikrotik adalah pilihan yang menarik. (rlp)


Di dunia yang tak pernah berhenti dari denyut perubahan, maka tak ada alasan bagi kegiatan bisnis untuk tidak melakukan pengelolaan data sebaik dan sekompetitif mungkin. Kawasan edar aktivitas bisnis pun tak hanya dalam lingkup kota atau negara, tetapi sudah mengglobal. Hanya ada satu cara yang harus mendapatkan perhatian yang besar, yaitu bagaimana menjalankan bisnis yang sangat bersaing dewasa ini dengan memanfaatkan sepenuhnya perkembangan teknologi bidang komunikasi & Internet.

Solusi Komunikasi dari Scomptec menyediakan berbagai bentuk layanan bidang komunikasi, meliputi Dial Up, T1, Fractional T1, ISDN, X.25, Leased line, frame relay dan koneksi komunikasi nirkabel. Kami bekerjasama dengan sejumlah mitra operator-operator telekomunikasi lokal & dan nasional.

Solusi Internet yang disediakan Scomptec dilaksanakan dengan membentuk sebuah aliansi dengan sebuah penyedia layanan Internet (ISP : Internet Service Provider) sebagai sebuah sub-ISP yang memiliki keanggotaan dan lingkup terbesar di kawasan Timur Indonesia yang dapat digunakan untuk menghubungkan serta pembangunan prasarana jaringan Internet bagi perusahaan Anda.













            Memiliki hubungan kerja dan koordinasi dengan mitra-mitra operator komunikasi lokal dan nasional, termasuk perangkat-perangkat keras yang direkomendasinya. Koneksi WAN (wide area network) dengan cara ‘dial’up’ Merupakan sebuah bentuk koneksi jaringan berskala luas, WAN, yang paling murah dan sederhana, menggunakan modem secara dial-up yang memanfaatkan hubungan saluran telepon konvensional dikenal dengan sebutan POTS (Plain Old Telephone Service). Pemilihan bentuk koneksi ini menggunakan modem-modem pada umumnya di masing-masing stasiun hubung dan dihubungkan pada jaringan di masing-masing ujungnya melalui fasilitas penyambung yang disebut bridge atau dengan menggunakan sebuah half router. Sebuah modem (MOdulator/DE-Modulator) digunakan untuk menterjemahkan sinyal digital dari jaringan untuk diubah menjadi sinyal analog, sinyal yang biasa diterapkan pasa sambungan telepon biasa.
Dengan teknologi modem masa kini, kecepatan lalulintas hubungan berlangsung pada kecepatan yang terbatas sebesar 33.6KB (56KB?) untuk pengiriman data, meski hal itu boleh dibilang sebagai kecepatan yang dimiliki oleh sambungan telepon yang berkualitas baik. Koneksi secara ‘dial-up’, meski memiliki keterbatasan bandwidth (lebar saluran yang dilalui transmisi data), namun dipandang masih cukup memadai, karena murahnya, dan masih sesuai untuk menunjang kebutuhan aplikasi-aplikasi yang tidak terlalu tinggi persyaratan kecepatannya, serta untuk keperluan e-mail saja.


ISDN WAN Connections

ISDN (integrated services digital network) adalah sebuah istilah untuk saluran telepon digital, yang dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan data berformat digital, pada umunya adalah data-data komputer, dalam jumlah besar.
Saluran ISDN sebenarnya terdiri dari dua buah kanal (channel), yang masing-masing memiliki kapasitas sebesar 64 Kb. Sambungan-sambungan tersebut dapat dihubungkan satu dengan yang lain, atau merupakan sekumpulan besar yang diagregasikan, yang lazim dikenal dengan sebutan ‘MLP bonding’, yang mampu membawa data hingga sebesar 128 Kb.
Layanan ISDN tersedia dalam dua bentuk, yaitu BRI dan PRI, yang memiliki keunggulan dalam hal kemampuan untuk diperbesar sesuai kebutuhan (scalability), namun di beberapa hal memiliki kelemahan soal biayanya.

BRI vs. PRI

Layanan ISDN terbentuk dari beberapa buah kanal digital, sementara kanal-kanal ISDN sendiri terdiri dari dua jenis , yaitu kanal B, yang mampu membawa dan menyalurkan data (suara, data, faksimili, dan lain sebagainya) serta kanal D, yang fungsinya adalah sebagai pengendali atas kanal-kanal tersebut.

BRI (basic rate interface) adalah salah satu layanan yang ditujukan pada kalangan pengguna lapis menengah bawah, dan hanya menawarkan kecepatan sebesar 64 kbps (kilobit per detik) untuk kanal B, serta 16 kbps untuk kanal D-nya (2B+D). Layanan dasar ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kalangan perorangan atau perusahaan-perusahaan kecil dan sederhana.

PRI (primary rate interface) adalah sebuah layanan yang memiliki dimensi yang sekian kali lebih besar dibanding yang BRI. Layanan PRI menyediakan sebanyak 33 (tiga puluh tiga) buah kanal B berukuran 64 kbps, serta sebuah kanal D berkapasitas 64 kbps. layanan PRI dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan transfer data perusahaan-perusahaan besar, dengan jumlah kiriman data yang berukuran besar dan dengan kesibukan lalulintas yang sangat tinggi. Yang antara lain juga digunakan untuk keperluan pemanggilan serta faksimili. Sebagai tambahan, penggunaan ISDN sangat menunjang untuk keperluan telekonferensi (konferensi tatap muka melalui monitor dalam jarak jauh).

56K Leased Line WAN Connections

Banyak yang menyebutnya dengan sebutan layanan DS0, yang dalam hal ini adalah sebuah model layanan yang berupa sambungan yang disewa secara khusus tanpa memperhitungkan berapa banyak pemakaiannya (biaya sewa sambungan tersebut berlaku, tanpa menggunakan dasar hitungan, apakah saluran tersebut dipakai atau tidak. Bedakan dengan cara pembayaran saluran telepon biasa itu.), atau ‘leased line’. Bandwidth (besaran transfer data) layanan ini adalah sebesar 56 kbps.
Untuk sebuah hubungan DS0 ini membutuhkan adanya CSU/DSU (modem digital) serta pengatur lalulintas (router) di setiap ujung sambungannya. Sebuah hubungan sebesar 56k ini merupakan kemampuan yang dua kali lebih besar dibanding dengan koneksi secara memutar nomor (dial-up connection), serta lebih memuaskan dibanding dengan layanan T-1. Banyak organisasi yang menggunakan layanan 56k ini sebagai batu pijakan untuk menuju ke layanan yang memiliki bandwidth yang lebih besar.

T-1 Leased Line WAN Connections

Juga disebut dengan ustilah layanan DS1, yang merupakan model leased line pula namun dengan bandwidth sebesar 1.544 Megabits per detik. Hubungan DS1 memerlukan CSU/DSU atau modem digital, serta router di kedua ujung hubungannya.
Hubungan DS1 menawarkan kemampuan bandwidth sebesar 30 (tigapuluh) kali dibanding hubungan yang 56k, dan boleh jadi DS1-lah yang merupakan standar bagi jaringan dalam skala luas, WAN (wide-area network) dan dalam hal tersebut merupakan yang paling banyak diterapkan dalam jaringan WAN.

T-3 Leased Line WAN Connections

Juga disebut layanan DS3, sebuah leased-line dengan kapasitas bandwidth sebesar 45 Megabit per detik. Hubungan DS3 tentu saja memerlukan kelengkapan-kelengkapan peralatan khusus di masing-masing ujung koneksinya, serta router kelas berat.
Hubungan DS3 memang memerlukan biaya operasi yang sangat mahal, dan biasanya hanya diterapkan pada aplikasi yang memiliki frekuensi akses yang sangat tinggi, dan menulangpunggungi aplikasi-aplikasi kritis, yang soal kecepatan menjadi pertaruhannya, seberapa besar data yang dikirimkan, maupun keseringan aksesnya.

Frame Relay WAN connections

Frame relay ini digunakan berbarengan dengan layanan leased-line lainnya, misalnya sering kita jumpai istilah-istilah DS0FR dan atau DS1FR.
Secara gampang disebutkan, bahwa sebuah ‘frame relay’ adalah sebuah metoda untuk penerapan hubingan yang terjadi dalam suatu jarak yang sangat jauh dengan biaya yang bersaing. Di antara titik yang melakukan hubungan tersebut akan digubungkan dengan gugus Telco Frame di mana paket (data yang dikirimkan) tersebut akan dikirimkan pada tujuannya melalui sebuah fasilitas pertukaran jaringan (switched network).


Uji Kelayakan, Perancangan, Instalasi dan Persiapan-persiapan Komunikasi Nirkabel .

Saat ini produk-produk nirkabel (wireless, tanpa kabel) banyak digunakan di dunia manufaktur, pergudangan, ritel, dan berbagai peralatan kesehatan, dan lain sebagainya.
dalam lingkungan-lingkungan seperti itu, di mana para petugasnya lebih cenderung senantiasa bergerak, namun harus tetap bisa melakukan akses (atau diakses) dan selalu dalam keadaan paling mutakhir dengan informasi-informasi yang berubah dengan cepat dan merupakan kebutuhan yang amat vital. dalam situasi yang seperti itu, maka keberadaan peralatan LAN yang nirkabel dapat menghemat biaya dalam jumlah yang sangat besar disamping mampu meningkatkan produktivitas.
LAN dengan cara nirkabel dapat digabung dan melengkapi sistem LAN yang menggunakan sambungan kabel biasa di lingkungan perkantoran, di mana hal ini dimaksudkan sebagai unit pendukung sementara, yang tak harus melakukan penambahan sambungan kabel lagi, serta membuat usernya mampu bergerak bebas ke segenap bagian dari kantornya tatkala harus bekerja dalam jaringan tersebut. LAN yang wireless ini juga bisa digunakan untuk menghubungkan diri dengan kawasan yang berkauhan (remote area), hingga sejauh 30 kilometer.



           
–Layanan Akses Internet
termasuk dalam hal ini meliputi
layanan-layanan e-mail-ke-faks, pager-ke-faks
e-mail ke telepon selular, faks-ke-faks, dan lain sebagainya.
–Server ( Web, Email, FTP, dsb ).
–Recommendations for an appropriate server s
Perangkat keras dan lunak
–Server Configuration
–Alamat IP dan Nama Domain
–Security – Firewall
–Router, Modem, Terminal server, dsb.
–Operating Environment ( Unix, Windows NT, dsb )
–Workstation software
–Pembuatan Web.
–Homepage untuk perusahaan.
–Konektivitas Web dengan database.
–Pengintegrasian pada jaringan.

No comments